JAMBI.SAROLANGUN.SKTNEWS.COM – Bupati dan Wabup Kabupaten Sarolangun H. Hurmin SE dan Gery TriSatwika menghadiri Tabligh Akbar peringati HARLAH NU ke 100 tahun 2026 yang diselengarakan PC. NU Kabupaten Sarolangun di Masjid Al Fallah Sarolangun. Sabtu (07/2/26)
Selain Bupati dan Wabup Sarolangun hadir juga Kapolres, Ketua BAZNAS, Pejabat dalam lingkungan pemkab Sarolangun. Pimpinan pondok pesantren dalam kab Sarolangun. MWC NU Mendiangin kab Sarolangun dan Kepala KUA kab Sarolangun. Drs H.M Syatar Katua Tanfidziah PC NU Kabupaten Sarolangun.

Pengajian Akbar ini menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
Sambutan Bupati Sarolangun H. Hurmin SE menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap peran Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga persatuan umat dan keutuhan bangsa.
“NU adalah pilar penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa. Pemerintah daerah sangat membutuhkan peran NU dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang moderat,” ujarnya.
Ia menegaskan, sejak kelahirannya NU telah membuktikan diri sebagai penjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, perekat umat, serta pilar utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“NU tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat dengan membangun peradaban Islam yang ramah, moderat, dan berakar pada kearifan lokal”. jelasnya.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun senantiasa membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan NU dan seluruh elemen umat dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun yang religius, aman, rukun, dan sejahtera,” lanjutnya.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena pada HARLAH NU ke 100 tahun 2026 kali ini berjalan dengan lancar serta jamaah mendapatkan tausiyah di sampaikan oleh Ust inayatullah dan pencerahan oleh Drs H.M Syatar Katua Tanfidziah PC NU Kabupaten Sarolangun.
Ia berharap, tausiyah yang disampaikan dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, sekaligus meneguhkan komitmen kebangsaan warga NU dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Pengajian akbar di akhiri dengan Bupati Sarolangun menyerahkan bantuan kepada 30 orang Pegawai Syara’,Imam ,Khotib dalam kecamatan Sarolangun dan santunan sembako untuk satu orang muallaf serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar Nahdlatul Ulama terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI. (Ustd)


















