Penulis: Belva Al Akhab dan Satrio BABEL.MENTOK.SKTNEWS.COM — Seleksi Duta Genre Bangka Barat 2026 di aula Gedung Batu Rakit Pemkab Bangka Barat, Rabu pagi (25/2/26). Menjadi penegasan arah kebijakan pembangunan pemuda di daerah itu. Dipimpin langsung Kepala DP3AP2KB Bangka Barat, Sarbudiono, S.Pd, kegiatan ini bukan sekadar ajang seleksi remaja berprestasi, tetapi panggung konkret pembinaan generasi sebagai fondasi masa depan Bangka Barat.
Sejak awal, Sarbudiono menegaskan bahwa Duta Genre adalah instrumen pembangunan manusia.
“Alhamdulillah, kegiatan Genre ini dalam rangka mencari atau menampung aspirasi generasi muda. Kegiatan yang bermanfaat. Duta Genre ini kegiatan yang dilaksanakan secara nasional,” ujarnya, merujuk pada program Generasi Berencana dari BKKBN.

Dalam kerangka prespektif pembangunan kegiatan ini jelas membentuk remaja sebagai agen perubahan sosial. Para peserta dari SMA, SMK, dan MA disiapkan menjadi educator sebaya untuk menyuarakan pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, serta perencanaan masa depan.
Sarbudiono menekankan bahwa dampak utama program ini adalah mencegah putus sekolah dan pernikahan dini.
“Lewat Genre, mereka jadi corong kita. Jangan sampai ada anak putus sekolah. Carilah ilmu setinggi-tingginya. Pemerintah membuka peluang seperti beasiswa, manfaatkan itu,” katanya.
Pernyataan tersebut selaras dengan temuan UNICEF bahwa dukungan sosial dan kampanye berbasis komunitas efektif menekan angka putus sekolah. Data Badan Pusat Statistik juga menunjukkan pernikahan usia anak masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, sehingga edukasi sebaya menjadi langkah preventif yang strategis.
Pesan Sarbudiono juga relevan dengan semangat Undang-Undang Perkawinan No.16 Tahun 2019 yang menaikkan batas usia pernikahan demi melindungi kesehatan dan pendidikan remaja.
Namun lebih dari sekadar data dan kebijakan, suasana di Gedung Batu Rakit memperlihatkan sisi lain kepemimpinan Sarbudiono.
Ia tidak hanya berdiri di podium. Ia turun menyapa peserta satu per satu. Ia bertanya tentang cita-cita mereka menjadi guru, perawat, anggota TNI, bahkan pengusaha muda.
Seorang siswi dari kecamatan pesisir mengaku khawatir tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Sarbudiono menenangkannya, menjelaskan peluang beasiswa dan mendorongnya tetap berjuang.
Di momen itu, kebijakan pembangunan terasa personal.
Bagi Sarbudiono, Duta Genre bukan sekadar program administratif. Ia adalah investasi masa depan.
“Mari generasi muda menatap masa depan dengan baik. Tantangan bukan untuk mematahkan semangat, tapi pemacu untuk berbuat lebih baik,” katanya.
Sarbudiono juga tidak mengabaikan realitas sosial.
“Kepada yang sudah terpaksa menikah dini, jangan putus asa. Kesempatan masih ada. Bangun keluarga dengan baik, rencanakan keturunan dengan kondisi ekonomi dan kesehatan yang siap,” pesannya.
Pendekatan ini memperlihatkan kepemimpinan yang humanis tidak menghakimi, tetapi membimbing.
Dalam perspektif pembangunan sosial, gagasan bahwa pembangunan dimulai dari keluarga sehat dan remaja berpendidikan menjadi narasi yang konsisten ia suarakan. Duta Genre pun menjadi medium konkret untuk mewujudkan narasi itu di Bangka Barat.
Seleksi Duta Genre 2026 memperkuat citra Sarbudiono sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan manusia. Di tengah berbagai tantangan sosial remaja, ia memilih jalur edukasi, pembinaan dan pemberdayaan.
Program ini memperlihatkan strategi politik pembangunan yang tidak berbasis retorika, melainkan pembinaan langsung di tingkat sekolah dan komunitas.
Para peserta pulang bukan hanya membawa nomor peserta, tetapi membawa misi sebagai duta perubahan.
Di pintu aula, Sarbudiono menyalami mereka satu per satu.
Bagi para remaja itu, ia bukan sekadar kepala dinas. Ia pembina mimpi.
Dari Gedung Batu Rakit, kebijakan pembangunan generasi itu ditegaskan
bahwa masa depan Bangka Barat tidak hanya dibangun lewat infrastruktur, tetapi lewat karakter dan pendidikan remajanya.
Melalui Duta Genre 2026, Sarbudiono menancapkan pesan kuat bahwa pembangunan manusia adalah warisan kepemimpinan yang paling nyata.(Red)



















