PANGKALPINANG,BABEL,SKTNEWS.COM Pantauan DPD GPAB Babel di lapangan menemukan diduga pencurian Tailing berjumlah besar dari exs Gudang Smilter Atang di jalan Ketapang TPI disiang dan malam hari menggunakan mobil Dam Truck.oleh oknum satuan Krimum Polda Babel (RZ) Cs dan sekelompok oknum pemuda Airitam (FB) bertugas masuk lalu bernegosiasi dengan penjaga dan mengisi tailing ke dalam karung. Senin (25/5)sore.
Caption: Tumpukan Barang dalam gudang bulan Mei.(dok)
Informasi yang di himpun tim ini bermula ada oknum APh yang enggan menangkap sekelompok pemuda yang lagi mencuri tailing di Exs Gudang smilter di jalan TPI lewat belakang gudang lalu di ajak kerjasama untuk mencuri tailing yang di back up olehnya.

Diketahui sebelumnya dugaan oknum pemuda Air itam mencuri tailing yang berinisial FB,IL,ST dan SLM masuk melalui pagar tembok belakang gudang sedang memikul barang curian namun diketahui RZ bukannya menangkap malah mengajak kerjasama.
“Diel kite bagi due atau belah semangka ok, kawan airitam sebelahnya potong operasional 10 juta ke upah ngarung,mobil dan rokok ape segala macam ok”, kata RZ saat membuat kesepakatan dengan oknum pemuda Airitam di pinggir jalan menuju jembatan Mas. Minggu (24/5) sore.

Malam hari kerjasama membuahkan hasil diduga 3 dam truck dan satu mobil box keluar menuju daerah Selindung untuk di jual dan dugaan kuat ada oknum Brimob AZ warga Temberan yang selama ini telah ikut memback up giat tersebut serta menikmati hasil.
“Aok la,ngape ikaq ngak minta ke orang Krimum Polda RZ,ruso ge ku ngurus anak ku dulu Bang. Banyek bagi e pradik men pradik dk pcya cube pradik ikut ge ngarung tailing mungkin banyak dapet e”, katanya saat di temui tim dikediaman Az dan balas chat WhatApps Az kepada tim. Jum’at (29/5).
Menurut akun TikTok Adje Korombay mengungkapkan Polsek Bukit Intan baru – baru ini mengamankan 5 orang dari dalam gudang yang sedang mencuri tailing tersebut karena merasa exs gudang curiga banyak aktivitas Dam Truck keluar masuk dari dalam gudang hingga terjadilah penggerebekan namun hingga sekarang belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka.
Caption: Dugaan Residivis kasus yang sama Rendy warga Desa Jeriji.(dok)
Disisi lain pantauan tim DPD GPAB Babel modus operandi beberapa orang terlebih dahulu masuk ke dalam gudang termasuk RENDI warga Desa Jeriji yang ikutan masuk ke dalam gudang tersebut untuk mengisi tailing dalam karung kemudian mobil masuk diisi semua muatan dengan kerung tailing lalu dijual ke Selindung malam hari.
Sebelumnya tim telah mendapat informasi sering tailing tersebut keluar dan menjadi sergapan tim Satuan Lapangan (Satlap) malam minggu kemarin hingga kini siapapun yang masuk harus melalui penjaga malam An akew dan Dion.(24/5)
Dikonfirmasikan oleh LSM GPAB Babel kepada An dan Dion penjaga malam dengan hilir mudiknya mobil dam truck dalam gudang mereka tidak mengetahui. Apalagi tadi malam mobil dam truck keluar dari dalam gudang pukul 02.00 Wib dini hari di kawal mobil yang bertuliskan Presisi di belakang mobil diduga oknum media.
“Mane memang bukan ku yg punya a. Di tangkap bng kepalang.ku dk hal dk.mn memang bukan orng ku. Ku dkd pernah punya ank buah bng cuma dio.nya nunggu gudang yang jelas bng ok,dkd yg ku pribadi bgw tunggu ku nyari Dio ni. Pkok a ku dkd ngerase ku nyuruh orng bgw. Nk di lapor kmne g basing la. Orng bgw yg ngambik..ku kena Sger g mcm tu, ku g nk bng. Lapor la .Silahkan basing ka la nk ka cmne bng ok..inti a. Ku dkd nyuruh orng bgw..orng nrobos msuk smpai” rantai di ptong a.smpai preman kek aparat masuk skenek” ngambik di dlm sini. Sude mcm abng ni ntah sp.ku g dk knal,ikak pkir smuen mobil yg kluar dri sini ne smuen a tu ank buah ku glin ok. Ku dkd ank buah a..Knti ku bgw cuma dio..tu bai”. kilah An Akew. (03/6)
Caption: Video dugaan Oknum Kejari Pangkalpinang ikut bermain.(dok)
Sementara barang tersebut sudah pernah tertangkap juga pada hari Kamis 7 Mei 2026 lalu oleh tim Aset Kejari Kota Pangkalpinang didapat Satu orang kenet dan satu Sopir.namun hingga kini tak ada kejelasan.
“Kami hanya monitor kemana saja semua barang tailing itu bang”. ungkap DS.(03/6) kepada awak media.
Oknum Kejari Kota Pangkalpinang diduga ikut terlibat pasalnya nampak sebuah mobil Jazz warna merah yang keluar dari dalam gudang pada saat mobil dam Truck yang ada muatan di kawal serta dugaan kuat keterlibatan oknum Brimob Az ,Kejari Kota Pangkalpinang dan oknum Polda Babel Rz serta lainnya.
Diterbitkan berita ini sampai saat kasus tersebut belum ada titik terang alias mengambang. Tim Dpd GPAB Babel Norman Suseno akan meluruskan hal tersebut ke Kejagung RI untuk di Audit kan meskipun tailing sudah habis dan tak ada laporan.(Tim)


















