BANGKA BARAT.BABEL.SKTNEWS.COM Mendapat Informasi dari salah satu penumpang yang mudik melalui jalur penyebrangan Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat gunakan kendaraan roda dua dan harga tiket Golongan-II tarif Rp. 138.000 kuota yang tersedia sudah habis khusus kendaraan di bawah cc 500. Sementara tiket Gol- III harga Rp. 231.600 untuk sepeda motor cc besar, seperti Ninja, Harly Davidson dan lain-lain portal online koatanya tersedia masih banyak, tidak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi pada kendaraan Gol-Va-IVa mobil pribadi.
“Iya bang penjualan tiket tidak sesuai ketentuan seperti kendaraan roda dua Gol-II kehabisan kuota dan harus membeli tiket kuota Gol-III harga hampir sama dengan harga tiket pesawat bahkan kendaraan mobil pribadi Gol- IVa dan Va ada juga cuma nara sumber tidak berani mengungkapkan dia takut”. kata Narsum yang tidak menyebutkan identitas kepada tim media ini lewat telpon dan Chat WhatsApp. Jum’at (20/3/26).
Pelabuhan Tanjung Kalian setiap tahun menghadapi aspek lonjakan dan harga tiket diduga jauh dari harga ketentuan dan juga antrean bukan sekadar barisan kendaraan tetapi Ia adalah simbol dari ketidakpastian, simbol dari ketidakadilan dan simbol dari ketidakefisienan. Meskipun begitu pihak ASDP dugaan sementara tampak santai dan tenang-tenang saja sebab sudah meletakkan regulasi yang sudah
Saryadi kehilangan Rp1,5 Juta bukan karena bodoh namun kehilangan uang karena sistem tidak transparan dan calo hadir ketika informasi tidak jelas akses terbatas kepastian tidak ada.
Jika negara tidak mampu mengelola satu pelabuhan saat Lebaran, maka pertanyaannya bukan lagi soal kapasitas.
Hal tersebut terjadi pada EKO (32) tahun dari Belinyu yang mau pulang mudik ke daerah asal Kayu Agung menggunakan fasilitas penyeberangan kapal Ferry Ro-ro dari Pelabuhan ASDP Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api.
Disaat EKO, Istri dan Anaknya ikut antrian yang cukup lama bahkan berjam-jam namun tidak ada kepastian, dan sehingga banyak masyarakat yang mau mudik mengambil jalan pintas harus membeli tiket Golongan -III yang tarifnya jauh lebih mahal dari golongan II.
“Saya kecewa dengan layanan PT. ASDP Cabang Bangka. Mereka memberikan SLogan BUMN AHLAK tapi di tengah ekonomi sulit , teganya mereka memainkan ekonomi rakyat dengan cara membatasi kuota sepeda motor GOL II dan membuka Portal kuota Sepeda motor Golongan – III,ini sudah jelas mencederai aturan.masyarakat ekonomi menengah ke bawah”. ucapnya kepada tim9 Jejakkasus saat wawancara didepan gerbang masuk pelabuhan ASDP. Jum’at (20/3/26).
Konfirmasi dengan staf ASDP Devin diduga mengarah satu suara kepada Kepala cabang ASDP Mantok sehingga tak bisa memberikan statemen apapun pertanyaan awak media penjualan tiket Gol-III terhadap penumpang kendaraan roda dua Gol-II dengan alasan kuota tiket sudah habis dengan harga tinggi.
“Oya pak, kami ini hanya staf dan tidak boleh memberi stagmant kepada siapapun yang berhak itu Meneger kami pak”. jelasnya sembari mengirim no Meneger kepada tim9jejakkasus.(20/3).
Masyrakat sudah banyak ngeluh dan resah. bukti-bukti sudah lengkap, kalau memang koata sepeda motor Harley Davidson memang sudah habis kenapa portal penjualan cc kecil di buka,seharusnya di tutup pak, agar masyarakat tidak membeli.
“Bapak/ ibu, mengenai kouta bukan kami bagiannya”. cetus singkat Supervisor ASDP mentok pembuka kuota Heriyanto saat di tanya oleh tim.
Sementara Kepala Cabang ASDP Mentok Cahyo saat dikonfirmasi tim9jejakkasus mengenai penjualan harga tiket jauh lebih mahal dari jenis kendaraan golongan dua karena kuota habis namun sisi lain diduga ada permainan internal ASDP.
“Kapal itukan mempunyai kapasitas yang berbeda-beda artinya ngak mungkin kapasitas 10 kita jual 15 ada 10 artinya menyesuaikan jika sudah habis ya habis pak, dan jika kuota sudah habis harus giat pandai yang lain artinya cari kuota yang belum habis, bisa saja mereka membeli tiket tidak sesuai golongan”. ucapnya saat dikonfirmasi Tim9Jejakkasus.
EKO dan istri sangat kecewa dengan Layanan Trip.ferizy.com. Sesuai fakta tiket kendaraan roda II GOL – II kuota yang tersedia habis ( 0 nol ) sedangkan GOL – II tarif Rp. 138.000 khusus kendaraan di bawah cc 500.
“Mereka membeli atau dibelikan bearti mereka membeli atas kesadaran mereka sendiri kan pak ya, ngak ada pak aturan seperti itu kalau di kami semua ada aturan apabila penjualan diluar Diskripsi. Kalau betul itu petugas pasti akan kami tindak karena kami tidak pernah memberi saran atau arahan untuk membeli tiket diluar itu, kami sesuai dengan golongan yang sudah dipisah-pisahkan golongan I – IX jadi,karena kuota cc besar yang ada maka mereka dengan sadar membeli Kuota tersebut kemudian kami juga ada orang yang membantu pembelian tiket di Batu Rakit”. kata Kepala Cabang ASDP Mentok Cahyo kepada tim9jejakkasus melalui telpon WhatsApp. (20/3)
“Banyak yang perlu koreksi pak malam nanti boleh kami kirim koreksinya. Koreksi kalimat giat pandai cari kuota golongan tersebut di hari lain atau jam lain di hari yang sama. Portal online kuotanya tersedia masih banyak itu portal online kuotanya masih tersedia”. lanjutnya. Sabtu (21/3).
Sehingga membuat masyarakat bingung khususnya warga pemudik menjelang lebaran setiap tahunnya,aturan penjualan tiket kuota yang sudah habis dan kabar terburuknya tak jauh dari lonjakan para penumpang sehingga harga tiketpun bagai harga tiket pesawat yang tak pernah usai diatasi. (Tim9Jjk)



















