Menu

Mode Gelap
Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian Langkah Percepatan Penghentian Sementara Operasional Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Ini Kata Didit Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak Tanpa Mengurangi Hak Pegawai Perambahan Kawasan Hutan Produksi di Wilayah Desa Tanjung Pura diduga Pemdes Terlibat Pembiaran 

Headline

Oknum Pengajar SLB 31 Pangkalpinang sebagai Penjamin Suami pinjam Uang 150 Juta Rizal Tempuh Jalur Hukum

badge-check


Oknum Pengajar SLB 31 Pangkalpinang sebagai Penjamin Suami pinjam Uang 150 Juta Rizal Tempuh Jalur Hukum Perbesar

BABEL,PANGKALPINANG,SKTNEWS.COM Perkara hutang piutang dengan jaminan Top Up pencairan SK ASN atas nama Khuriati (istri) di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan 2 unit mobil terbagi satu unit mobil rental dan satu unit mobil lesing (pribadi) oleh suaminya sebut saja Ripiansyah belum menemukan titik terang.

Berselang satu hari usai terbitnya berita Ripiansyah langsung menelpon pihak redaksi media Sktnews.com (Diduga benar) dan mengatakan bahwa istrinya yang dimasukin ke berita itu tidak benar dan langsung mengajak ketemu.

“Kita ketemu saja Pak,bagusnya kapan. No telpon bini saya tidak pernah ganti,dan satu lagi anak kami sakit,istri saya tidak masuk sekolah dari mana saya bisa dituduh bayar hutang narkoba. Sementara saya hidup saja ngak pernah urusan narkoba ini pencemaran nama baik pak”. kata Ripiansyah dalam pesan WhatsAapp kepada tim. Rabu (24/6/26)

Dilain waktu yang berbeda Rizal menyampaikan kepada tim 9 Jejakkasus dan LSM DPD GPAB Babel. Semua uang saya kasih sama mereka Rp.80jt dan Mobil hyundai Avega tahun 2019 di harga second 70jt.

“Memang benar uang yang saya beri pinjaman Mobil hyundai Avega tahun 2019 di harga second 70jt tapi ngak tahu mobil tersebut di jual berapa dan uang tunai 80jt rupiah,ini tak bisa dibiarkan”. terang Rizal (25/6)

Dalam percakapan Ripiansyah kepada tim melalui pesan WhatsApps untuk uang jaminan mobil bukan ijazah dan ijazah diambil di rumah kami saat kontrakan kami habis waktu,lalu saat mau pindah juga gak ada uang. Makanya barang numpuk disitu.

“Kami juga tidak tahu mobil kami dimana. Saya cuma mau meluruskan bahwa itu tidak benar dan nama saya dan istri terbawa tidak benar. Oya pak karena yang dituduh ke kami itu tidak benar”. jelasnya.

Disisi lain Ripiansyah ingin berita yang sudah terbit minta di hapuskan dan mereka siap mengeluarkan biaya.

“Kalau di hapus masih bisa ngak pak karena ini menyangkut nama baik istri saya dan saya,bapak adminnya terus menurut bapak saya harus gimana saat ini langkah terbaik yang harus saya ambil. Ketemu saja besok ya pak. Ini ada biaya gak pak?”. ungkapnya. (25/6)

Dalam keterangan Ripiansyah kepada media ini jika berita sudah menyebar dari tuduhan palsu dan akan melaporkan bertentangan dengan judul ceritanya.

“Kalau ada berapa kira-kira besoklaah kita ketemu agar lebih jelas juga tapi berita istri saya sudah menyebar dengan tuduhan palsu bearti saya berhak lapor dong ini hoax karena saya tidak melakukan itu dan bertentangan dengan judul dan ceritanya. Oke pak, terimakasih masukannya sekali lagi saya mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah”. keluh Ripiansyah seakan-akan tak bersalah dalam pesannya.

Dalam percakapan invoice Ripiansyah mengungkapkan merasa capek jika setiap hari di peras olehnya (Red-Rizal) kalau bukti semua itu ngak ada lagi karena handphone saya di jual untuk menebus bayar hutang saya.

“Selama ini yang di suruh Rizal untuk menagih hutang kepada saya itu gadungan semua pak,maaf pak bukan menuduh setelah saya cek Tentara gadungan, Polisi gadungan jadi capek pak saya itu di peras 500 hingga 1 juta setiap hari, sebenarnya saya mau mencari jalan yang terbaik buat saya dan istri saya pak”. Lanjut Ripiansyah dalam Voice note.

Lanjutnya bapak ini berperan sebagai wartawan apa sebagai apa pak? terkesan saya hutang bapak,kalau bapak wartawan jangan memihak kepada siapa pun.

“Saya sempatnya cuma minggu pak. Soalnya bos saya tidak ada anak buah yang lain buat selesaikan kerjaan, ini kan sudah bapak upload. Hal apa lagi yang bisa bapak bikin nama baik kami cuma dari dinas sudah pada baca saya mau berita ini di hapus atau klarifikasi,gimana orang la banyak yang baca bearti minggu kita bertemu dan kita bahas masalah berita ini kita ketemu saja pak minggu ini. Saya mau berita ini di hapus atau klarifikasi,gimana orang sudah banyak yang baca kalau sekarang ngak bisa cuma hari minggu pak nanti setelah off saya kabarin bapak lagi”. ulas Ripiansyah.(25/6)

Di waktu yang berbeda Rizal sudah menguasakan masalah ini ke pengacara Agus Purnomo SH.

“Akan kita proses “. katanya singkat saat di temui dalam kantor Bintang & Rekan.(28/6).

Tim 9 Jejak Kasus masih menunggu janji Ripiansyah yang tak pasti mau bertemu untuk mengklarifikasi permasalahan yang sudah mulai melebar.(Tim9jjk)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan

27 Juli 2026 - 13:40 WIB

SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif

23 Juli 2026 - 12:39 WIB

Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian

21 Juli 2026 - 09:04 WIB

Langkah Percepatan Penghentian Sementara Operasional Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Ini Kata Didit

20 Juli 2026 - 11:36 WIB

Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak Tanpa Mengurangi Hak Pegawai

17 Juli 2026 - 11:20 WIB

Trending di Headline