BABEL,PANGKALPINANG,SKTNEWS,COM RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang mengadakan khitanan massal gratis dan diikuti sebanyak 57 anak dari berbagai wilayah di Kota Pangkalpinang. Senin (22/6/26).
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, program khitanan massal gratis memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Acara ini sangat membantu masyarakat. Khitan atau sunat tidak di-cover BPJS sehingga orang tua tetap harus menyiapkan biaya sendiri. Dengan adanya program ini, tentu beban mereka menjadi jauh lebih ringan,” kata Saparudin dihadapan awak media.

Kegiatan sosial ini diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama TP PKK Kota Pangkalpinang untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi sosial yang sangat relevan karena layanan sunat tidak termasuk dalam pembiayaan program jaminan kesehatan nasional sehingga masih menjadi beban ekonomi bagi sebagian keluarga”. ucapnya.
Prof. Udin sangat mengapresiasi sinergi berbagai pihak mulai dari PKK Provinsi Babel, PKK Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kota Pangkalpinang, pihak rumah sakit, hingga lembaga sosial, dan para sponsor pendukung yang terlibat dalam menyukseskan khitanan massal gratis tersebut.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih optimal ketika seluruh elemen bergerak bersama. Kolaborasi ini bukan hanya soal penyelenggaraan acara, tetapi tentang bagaimana kita hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan sosial yang diinisiasi TP PKK Provinsi Babel bersama TP PKK Kota Pangkalpinang tersebut tidak hanya menghadirkan layanan khitanan gratis, tetapi juga donor darah serta pameran produk usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).
Prof. Udin berharap kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dapat terus digelar secara berkelanjutan, bukan hanya dalam momentum seremonial tahunan.
“Harapan kita kegiatan seperti ini terus berlanjut. Makin banyak masyarakat yang merasakan manfaat, makin besar pula dampak positifnya bagi kesejahteraan warga Pangkalpinang,” ujarnya
Sebab, menurut Thamrin, program tersebut memiliki dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan dengan biaya terjangkau, bahkan tanpa biaya sama sekali.
“Harapan kami kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Program seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang ingin mengkhitankan anaknya namun terkendala biaya. Seluruh layanan hari ini diberikan secara gratis,” tuturnya.
Semula panitia menargetkan 50 peserta khitanan massal, namun jumlah pendaftar terus bertambah hingga mencapai 57 anak.
“Target awal memang 50 peserta, tetapi alhamdulillah ada tambahan tujuh peserta sehingga totalnya menjadi 57 anak yang mengikuti khitanan massal hari ini,” tutup Thamrin.
Peningkatan jumlah peserta tersebut, lanjut dia, menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan sosial yang mudah diakses.(S)


















