Menu

Mode Gelap
Wali Kota Pangkalpinang Prof Udin Terima Audiensi Danden Pomal Pererat Antar Lembaga  Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian Langkah Percepatan Penghentian Sementara Operasional Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Ini Kata Didit Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak Tanpa Mengurangi Hak Pegawai

Collection

Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar Bersama Komisi II Kunker ke PT Sinar Indo Dincotama

badge-check


Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar Bersama Komisi II Kunker ke PT Sinar Indo Dincotama Perbesar

BABEL.PANGKALPINANG.SKTNEWS.COM- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG bersubsidi bagi masyarakat. Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar bersama Komisi II melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke PT Sinar Indo Dincotama (PT SID), Jumat (20/2/26)

Dalam peninjauan itu, rombongan DPRD melihat langsung kondisi fasilitas penyimpanan dan proses distribusi di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

Eddy mengungkapkan, kapasitas penyimpanan LPG di lokasi tersebut saat ini hanya mampu memenuhi kebutuhan sekitar 3 hingga 4 hari. Kondisi ini dinilai cukup rentan apabila terjadi hambatan distribusi, terutama keterlambatan kapal pengangkut yang masuk ke daerah.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Bangka Belitung.

“Persoalan utama yang kami temukan adalah keterbatasan kapasitas penyimpanan. Jika ada kendala kapal masuk, maka penyaluran ke masyarakat bisa terganggu. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” ujarnya.

Meski demikian, DPRD Babel menerima laporan adanya langkah antisipatif dari PT Pertamina (Persero) dengan menyiapkan kapal tanker yang siaga di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam.

Dengan kapasitas penampungan LPG di PT SID yang mencapai sekitar 300 metrik ton, keberadaan kapal standby diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi di Bangka Belitung.

Sistem floating tersebut memungkinkan pengisian dilakukan segera ketika tangki penyimpanan mulai kosong, sehingga distribusi tidak mengalami jeda.

DPRD Babel menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG, terutama yang bersubsidi. Pengawasan ini akan terus kami lakukan,” tegas Eddy.(Ky)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Pangkalpinang Prof Udin Terima Audiensi Danden Pomal Pererat Antar Lembaga 

28 Juli 2026 - 08:41 WIB

Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan

27 Juli 2026 - 13:40 WIB

SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif

23 Juli 2026 - 12:39 WIB

Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian

21 Juli 2026 - 09:04 WIB

Langkah Percepatan Penghentian Sementara Operasional Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Ini Kata Didit

20 Juli 2026 - 11:36 WIB

Trending di Headline