Menu

Mode Gelap
DPRD Babel Menggelar Tiga Agenda Rapat Paripurna di Pimpin Wakil Ketua I Eddy Iskandar Wali Kota Pangkalpinang Prof Udin Terima Audiensi Danden Pomal Pererat Antar Lembaga  Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian Langkah Percepatan Penghentian Sementara Operasional Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Ini Kata Didit

Headline

Pemkot Pangkalpinang Menargetkan Komitmen Kesehatan Lewat Universal UHC

badge-check


Pemkot Pangkalpinang Menargetkan Komitmen Kesehatan Lewat Universal UHC Perbesar

PANGKALPINANG,BABEL,SKTNEWS.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di bawah kepemimpinan Wali Kota Prof. Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan sektor kesehatan, termasuk inisiasi yang sejalan dengan program ADINKES (Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia) Provinsi Babel.

Pertemuan dengan ADINKES wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Pemkot Pangkalpinang umumnya bertujuan memperkuat pelaksanaan Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) untuk penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM) yang menjadi fokus nasional.

Wakil Walikota Pangkalpinang,Dessy Ayutrisna menjelaskan, salah satu poin penting terkait penguatan program kesehatan (RSSH/ATM) dan audiensi/komitmen kesehatan di Pangkalpinang tahun 2025-2026.

“Pada akhir tahun 2025, Pemkot Pangkalpinang menerima penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) atas keberhasilan dalam bidang eliminasi penyakit menular (AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria/ATM),” ujarnya saat audiensi, Kamis (2/4/26).

Selian itu juga kata Dessy, Pemkot Pangkalpinang fokus pada penguatan program kesehatan, termasuk strategi penguatan Capaian Kinerja Gizi (CKG) 2026 dan penurunan stunting.

“Pemkot Pangkalpinang menargetkan komitmen kesehatan lewat Universal Health Coverage (UHC) yang tinggi (mencapai 99,86 persen per Maret 2026),” bebernya.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang selalu aktif dalam agenda pemerintahan dan berfokus pada pembenahan sektor strategis, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Lanjutnya, untuk di Kota Pangkalpinang sendiri kasus penyakit ATM semakin meningkat, makanya pemerintah harus melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ATM ini.

“Untuk itu kita harus bersama untuk melakukan upaya untuk mendukung program prioritas ini dalam pencegahan dan pengendalian penyakit ATM ini. Langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk mendukung program ini karena tiap tahun tren untuk penyakit ATM ini semakin meningkat. Kalau memang kita tidak perduli siapa lagi yang akan melindungi anak cucu kita dalam pengendalian penyakit ATM ini,” harapnya.

Program RSSH sendiri bertujuan untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan, yang difokuskan pada penanganan penyakit menular (ATM) di tingkat daerah, sejalan dengan visi Pemkot Pangkalpinang 2024-2026.(Tim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Babel Menggelar Tiga Agenda Rapat Paripurna di Pimpin Wakil Ketua I Eddy Iskandar

29 Juli 2026 - 09:12 WIB

Wali Kota Pangkalpinang Prof Udin Terima Audiensi Danden Pomal Pererat Antar Lembaga 

28 Juli 2026 - 08:41 WIB

Pemkot Pangkalpinang Tegaskan Larangan PKL Menjamur di Atas Trotoar dan Bahu Jalan

27 Juli 2026 - 13:40 WIB

SMPN 3 Mentok Perkuat Sinergi dengan Orang Tua demi Mewujudkan Sekolah yang Adaptif

23 Juli 2026 - 12:39 WIB

Agus Purnomo: Seharusnya kades dan Kadus Tanjung Pura Merangkul Semua Masyarakatnya Jangan hanya Sebagian

21 Juli 2026 - 09:04 WIB

Trending di Bangka Tengah