BABEL,PANGKALPINANG,SKTNEWS,COM Berpakaian kemeja putih dan bawahan hitam yang rapi, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang berkumpul di Aula Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang pada Selasa (27/10/26).
Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi panggilan kerja biasa, melainkan untuk memperkuat komitmen sebagai aparatur negara yang wawasan keagamaannya tak hanya ramah terhadap sesama manusia, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Para peserta PPPK tersebut secara resmi mengikuti pembukaan kegiatan Orientasi Penguatan Ekoteologi dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan secara daring (E-Learning) melalui Zoom Meeting oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Palembang.
Kegiatan orientasi ini menyasar jajaran PPPK Kementerian Agama se-Provinsi Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung.
Pelaksanaan upacara pembukaan secara terpusat melalui Zoom Meeting dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Kegiatan pembelajaran dan pendalaman materi dijadwalkan berlangsung secara bertahap bagi beberapa angkatan (Angkatan VIII hingga XIII) hingga tanggal 29 Oktober 2026 mendatang.
Jalannya orientasi di Aula Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang ini dipantau langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi.
Kepala Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menegaskan bahwa kehadiran para PPPK dalam orientasi ini merupakan langkah penting dalam membentuk aparatur yang profesional, moderat, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan.
“Melalui penguatan ekoteologi dan moderasi beragama ini, kita ingin para PPPK Kementerian Agama tidak hanya handal dalam tugas pelayanan publik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat—menjaga kerukunan umat beragama sekaligus merawat kelestarian alam ciptaan Tuhan,” ujar Firmantasi saat memantau langsung jalannya kegiatan di aula kantor.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian tahapan pembelajaran dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab moral dari awal hingga akhir kegiatan.
Penguatan ekoteologi dan moderasi beragama ini dipandang sebagai momentum strategis untuk membekali para pegawai PPPK Tahap 2, Optimalisasi, maupun Paruh Waktu yang sebelumnya telah dinyatakan lulus tahapan kurikulum LMS MOOC LAN dan PJJ Kemenag.
Melalui pembekalan ini, para PPPK diharapkan tidak hanya unggul dalam kinerja administrasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyejukkan di masyarakat serta aktif menjaga harmoni sosial dan lingkungan hidup.
Selain itu, pelaksanaan orientasi ini juga menegaskan komitmen Zona Integritas Balai Diklat Keagamaan Palembang bersama Kemenag Kota Pangkalpinang dalam menyelenggarakan layanan pendidikan dan pelatihan yang bersih dari gratifikasi dan pungutan liar menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).(Red)



















