Menu ✖

Mode Gelap
Segera Integrasikan e-Sampah, Pemkot Pastikan Pengelolaan Retribusi dan Pajak Terbuka  Pemkot Pangkalpinang Menggelar Kegiatan Law Fair 3 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka Revisi Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang RZWP3K di Bahas Dalam Rapat Pansus DPRD Babel Walikota Pangkalpinang Prof Udin Hadiri Pisah Sambut Kapolda Babel Tak Perlu Antre di Loket, Bayar Tagihan Air PDAM Kini Bisa Lewat PKP SMART Walikota Pangkalpinang Prof Udin Menghadiri Giat Gerakan Ibu Hamil Sehat dan Berpesan Ini

Collection

Prof Udin Resmi Melepas Pengiriman Perdana Produk Dodol Nanas ke Jawa Barat

badge-check


					Prof Udin Resmi Melepas Pengiriman Perdana Produk Dodol Nanas ke Jawa Barat Perbesar

BABEL,PANGKALPINANG,SKTNEWS,COM Pemkot Pangkalpinang resmi melepas pengiriman perdana produk dodol nanas ke Provinsi Jawa Barat yang dihadiri Kakanwil Ditjenpas Bangka Belitung, Ade Agustina dan Walikota Prof Udin serta Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, beserta jajaran terkait. Jumat (26/06/26).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Manba’ul Ulum, Tua Tunu ini juga dirangkaikan dengan penanaman bersama dalam program ketahanan pangan, hasil kolaborasi antara Pemkot Pangkalpinang dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyampaikan apresiasi atas sinergi strategis tersebut. Ia menilai Kelurahan Tua Tunu memiliki potensi besar sebagai pusat perkebunan dan pengolahan nanas yang kini mulai tergarap secara profesional.

“Saya mengapresiasi langkah Ditjen PAS Babel yang telah memulai pengiriman produk dodol nanas ke Jawa Barat. Ini bukti nyata kolaborasi positif dalam membangun ekonomi masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Prof. Udin

Dalam arahannya, Saparudin menegaskan komitmen Pemkot untuk melakukan pemerataan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal di setiap kecamatan.

Pihaknya saat ini tengah menyiapkan rumah produksi nanas di lokasi eks Puskesmas Tua Tunu untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

“Kami sedang menyiapkan berbagai kawasan sentra pengolahan. Tidak hanya sentra nanas di Kecamatan Gerunggang, kita juga akan membentuk sentra kerupuk di Bukit Intan, sentra pengolahan ikan di Pangkalbalam, serta pengembangan sentra otak-otak dan produk unggulan lainnya di wilayah lain,” tegasnya.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Bangka Belitung, Ade Agustina, menyatakan optimismenya terhadap keberlanjutan program ini. Ia menjelaskan bahwa pengiriman ke Jawa Barat saat ini merupakan tahap uji coba untuk membuka akses pasar yang lebih luas.

“Ini uji coba awal ke Bandung, Jawa Barat. Ke depan, kita targetkan merambah Jakarta dan seluruh Indonesia. Kami akan terus menjalin komunikasi dengan Dekranasda agar jangkauan UMKM kita semakin luas,” kata Ade.

Selain akses pasar, dukungan teknis juga diberikan oleh Lapas Kelas IIA Pangkalpinang berupa penyediaan pupuk organik bagi petani nanas di Tua Tunu. Pupuk tersebut merupakan inovasi hasil karya warga binaan yang mengolah sisa reduksi pembakaran PLTU menjadi nutrisi pertanian yang aplikatif.

Kegiatan selain dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan dan Kakanwil Ditjenpas Bangka Belitung, Ade Agustina beserta jajaran terkait, yang berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang melalui program pembinaan berkelanjutan.(S)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Segera Integrasikan e-Sampah, Pemkot Pastikan Pengelolaan Retribusi dan Pajak Terbuka 

26 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Pangkalpinang Menggelar Kegiatan Law Fair 3 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka

23 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Revisi Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang RZWP3K di Bahas Dalam Rapat Pansus DPRD Babel

22 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Walikota Pangkalpinang Prof Udin Hadiri Pisah Sambut Kapolda Babel

21 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Tak Perlu Antre di Loket, Bayar Tagihan Air PDAM Kini Bisa Lewat PKP SMART

18 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Trending di Headline