BABEL,PANGKALPINANG,SKTNEWS.COM Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Pangkalpinang berakhir dalam suasana penuh doa dan kepedulian. Setelah berbagai kegiatan digelar sejak pagi, peringatan hari jadi kota itu ditutup dengan zikir, doa bersama, serta penyaluran santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang, Kamis (17/9/26)
Pemerintah Kota Pangkalpinang menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang, serta pengurus Masjid Agung Kubah Timah dalam pelaksanaannya.
Sebanyak 269 anak yatim piatu se-Kota Pangkalpinang menerima santunan. Jumlah penerima tersebut disesuaikan dengan usia Kota Pangkalpinang yang tahun ini genap 269 tahun.
Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp150.000 yang bersumber dari Baznas dan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Kepala Baznas Kota Pangkalpinang, serta Kepala MUI Kota Pangkalpinang.
Bagi Saparudin, kegiatan tersebut bukan sekadar rangkaian penutup perayaan HUT. Zikir dan doa bersama menjadi momentum untuk mensyukuri keberadaan serta keberkahan yang dirasakan masyarakat selama berada di Kota Pangkalpinang.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mengingat Allah SWT sekaligus menjaga kota sebagai tempat tinggal bersama.
“Kita bersyukur kepada Allah, kita berada di kota ini, diberkahi di kota ini, dan kitalah yang memelihara kota ini”. ujar Saparudin dalam sambutannya.
Menurutnya, zikir merupakan salah satu bentuk mengingat Allah SWT sekaligus sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
“Jadi salah satunya adalah malam hari ini kita berdzikir. Kalau manusia ingat dengan Allah, maka Allah ingat dengan kita. Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingatmu. Zikir itu mengingat Allah”. katanya.
Suasana malam itu pun menjadi ruang refleksi setelah rangkaian peringatan HUT Kota Pangkalpinang berlangsung sejak pagi. Doa bersama diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk keberkahan kota dan masyarakatnya.
Di sela kegiatan keagamaan tersebut, perhatian juga diarahkan kepada anak-anak yatim piatu.
Sebanyak 269 anak mendapatkan santunan masing-masing Rp150.000. Bantuan yang berasal dari Baznas dan Pemkot Pangkalpinang tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima.
Saparudin berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak-anak penerima santunan.
“Dan santunan ini semoga bermanfaat untuk kita semua yang menerima ini, bermanfaat untuk anak-anak kita yang menerimanya”. ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menyalurkan zakat melalui Baznas. Dengan demikian, manfaat zakat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mustahik di Kota Pangkalpinang.
Tak hanya zikir, doa, dan santunan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sembilan sertifikat halal kepada pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan HUT ke-269, sekaligus mendukung pelaku usaha agar semakin memiliki kepastian dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Malam penutupan HUT Kota Pangkalpinang akhirnya menyatukan tiga pesan utama: rasa syukur melalui zikir dan doa, kepedulian melalui santunan anak yatim piatu, serta dukungan terhadap pelaku UMKM melalui sertifikasi halal.
Dengan usia kota yang memasuki 269 tahun, rangkaian peringatan tersebut ditutup dengan harapan agar keberkahan dan manfaat pembangunan dapat terus dirasakan masyarakat Pangkalpinang.(Kyt)


















